Dinamika SPMB SMA/SMK Lampung: Wali Murid Protes, Sistem CAT Dinilai Adil Tanpa Intervensi

oleh -24 Dilihat
banner 468x60

Tiraiberita.com | LAMPUNG – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Tahun Ajaran 2026/2027 di Provinsi Lampung menuai dinamika. Di satu sisi muncul protes dari wali murid, di sisi lain pihak sekolah dan pengamat menegaskan proses berjalan sesuai aturan dan tanpa intervensi.

Di SMAN 1 Metro, sejumlah wali murid mempertanyakan hasil seleksi jalur prestasi dan menduga adanya ketidakwajaran. Menanggapi hal itu, Kepala Sekolah Ibnu Budi Cahyana menjelaskan penilaian tidak hanya bergantung pada nilai rapor saja. Berdasarkan petunjuk teknis, kelulusan ditentukan dari gabungan empat komponen:

banner 336x280

– Nilai rapor semester 1–5 (30%)

– Tes Kemampuan Akademik (30%)

– Tes Potensi Akademik (30%)

– Sertifikat dan piagam prestasi (10%)

“Nilai rapor tinggi belum tentu otomatis lolos jika komponen lain kurang memadai. Semua dihitung proporsional,” tegasnya. Ia juga menjelaskan ketidakterimaan pada jalur domisili sering terjadi karena perpindahan pilihan antar sekolah, bukan karena peserta tidak memenuhi syarat.

Sementara itu, Ketua KWRI Lampung Iqbal Putra Panglima memberikan apresiasi atas penerapan sistem berbasis Computer Assisted Test (CAT). Menurutnya, metode ini menjadikan seleksi lebih objektif, transparan, dan terukur.

“Tidak ada perlakuan istimewa. Bahkan putra salah satu anggota legislatif juga tidak lolos karena nilainya belum memenuhi standar. Ini bukti sistem berjalan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

KWRI mendorong Dinas Pendidikan tetap menjaga integritas, serta mengajak masyarakat menghormati hasil seleksi yang didasarkan pada prinsip meritokrasi dan keadilan. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.