Tiraiberita.com | Lampung Timur Dalam Kunjungan kerja Daerah Pemilihan,(KUNDAPIL) Kehadiran Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai NasDem periode 2024–2029, Nessy Kalviya, S.T., M.M., dalam kegiatan Kunjungan Kerja Daerah Pemilihan (Kundapil) di Posko Partai Nasdem Jalan lintas timur Mataram Marga, Jum’at (01/10/2026).
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua partai nasdem Lamtim, Yusran amirullah ., Anggota DPRD provinsi lampung H. Garinca reza Pahlevi., S.I.Kom., MM., H.Mustofa Mantan Bupati Lampung Tengah., serta Seluruh Kepala desa yang ada di kecamatan Bumi Agung. Tokoh Agama , tokoh masyarakat turut hadir dalam kundapil dari partai nasdem DPR RI.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Nasdem Yusran Amirullah menyampaikan apresiasi atas kunjungan Nessy Kalviya ke tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan Kundapil merupakan momentum penting untuk mempererat komunikasi antara masyarakat dengan wakilnya di DPR RI sekaligus menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Kami mengucapkan terima kasih dan menyambut baik kedatangan Ibu Nessy Kalviya dalam rangka kunjungan kerja daerah pemilihan. Bagi kami, kehadiran anggota DPR RI di tengah masyarakat sangat penting, karena masyarakat dapat menyampaikan langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan yang dihadapi,” ujar Yusran.
Ia berharap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan tersebut dapat menjadi bahan perhatian dan diperjuangkan melalui jalur kelembagaan di DPR RI sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.
Lebih lanjut, Yusran mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum Kundapil tersebut dengan menyampaikan aspirasi secara konstruktif, khususnya terkait kebutuhan pembangunan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta persoalan sosial yang masih dirasakan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Nessy Kalviya berdialog langsung dengan masyarakat melalui sesi tanya jawab (Serap aspirasi masyarakat). untuk mendengarkan berbagai keluhan, masukan, dan persoalan yang dihadapi, khususnya dalam bidang pendidikan serta pemberdayaan masyarakat.
Nessy menyampaikan sejumlah program yang menjadi perhatian masyarakat, di antaranya Program Indonesia Pintar (PIP) serta Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang ditujukan untuk membantu mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Selain sektor pendidikan, Nessy Kalviya juga menekankan pentingnya program pemberdayaan perempuan dan pemberdayaan anak. Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan keluarga dan masyarakat, sementara anak-anak merupakan generasi penerus yang perlu mendapatkan perhatian, perlindungan, serta kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Melalui kunjungan kerja daerah pemilihan ini, kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan masyarakat akan menjadi bahan untuk diperjuangkan dan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang ada,” ujar Nessy.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, dengan tetap mengikuti persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan Kundapil tersebut berlangsung dalam suasana dialogis. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, sehingga diharapkan terjalin komunikasi yang lebih baik antara wakil rakyat dan masyarakat di daerah pemilihan.
Nessy Kalviya menegaskan bahwa kunjungan ke daerah merupakan bagian penting dalam menjalankan fungsi sebagai anggota DPR RI, terutama dalam menyerap aspirasi masyarakat dan membawa berbagai kebutuhan daerah ke tingkat nasional.
Dengan adanya kunjungan tersebut, diharapkan aspirasi masyarakat dapat menjadi bahan masukan dalam pelaksanaan tugas kedewanan serta mendorong hadirnya program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan serta pemberdayaan anak.
Sementara dua Perwakilan Kepala desa Bumi tinggi , Marwan dan Kepala desa lehan Menuturkan bahwa adanya keluhan masyarakat terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) Menurutnya, perubahan data penerima maupun besaran bantuan menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung terhadap keluarga yang sebelumnya mengandalkan bantuan tersebut.
Marwan berharap persoalan data dan penyaluran bansos dapat memperoleh perhatian sehingga masyarakat yang memang memenuhi kriteria penerima dapat memperoleh bantuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain persoalan bansos, dalam penyampaian aspirasinya juga muncul pembahasan mengenai judi online (judol) dan dampaknya terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Marwan menyampaikan bahwa aktivitas judi online dinilai dapat memperburuk kondisi ekonomi sebagian keluarga, terutama ketika penghasilan rumah tangga digunakan untuk aktivitas tersebut. Ujar Kades .
Kepala Desa Lehan menambahkan kondisi di lapangan terkadang tidak sepenuhnya sesuai dengan data yang tercatat.
Masyarakat yang dinilai masih membutuhkan bantuan dapat mengalami perubahan atau pergeseran desil, sehingga berdampak terhadap akses mereka terhadap program bantuan sosial.
“Kami berharap persoalan data dan desil masyarakat ini dapat menjadi perhatian. Karena kondisi masyarakat di lapangan terkadang berbeda dengan data yang ada. Ada masyarakat yang sebenarnya masih membutuhkan bantuan, tetapi karena perubahan desil akhirnya tidak lagi mendapatkan bantuan seperti sebelumnya,” ungkap Kepala Desa Lehan.
Persoalan tersebut menjadi perhatian dalam dialog Kundapil. Nessy Kalviya menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat, termasuk mengenai bantuan sosial dan dampak sosial-ekonomi judi online, perlu dicermati dan menjadi bahan masukan dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil masyarakat di DPR RI.
“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan masukan bagi kami. Kita ingin memastikan berbagai program pemerintah dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang memang membutuhkan,” ujar Nessy. (Ahmad)















