Sekda Metro Tekankan Peran Guru Inspiratif, Bukan Sekadar Pengajar di Era Digital

oleh -158 Dilihat
banner 468x60

Tiraiberita.com | KOTA METRO — Pemerintah Kota Metro mendorong tenaga pendidik tidak hanya berperan sebagai penyampai materi pembelajaran, tetapi juga mampu menjadi sosok yang memberikan motivasi, keteladanan, dan inspirasi kepada peserta didik.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Metro Ahmad Haryanto saat mewakili Wali Kota Metro membuka Seminar Nasional How to Be a Great Teacher bertema “Pengajar Belum Tentu Mengajar, tapi Mampu Menginspirasi” di Aula Gedung E Universitas Muhammadiyah Metro, Jumat (18/9/2026).

banner 336x280

Seminar tersebut digelar sebagai ruang penguatan kapasitas dan motivasi tenaga pendidik, khususnya guru di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro. Kegiatan diharapkan dapat mendorong guru meningkatkan profesionalisme sekaligus mengembangkan kemampuan dalam membimbing peserta didik.

Saat membacakan sambutan Wali Kota Metro, Ahmad mengatakan tugas guru tidak berhenti pada penyampaian materi di ruang kelas. Menurutnya, guru memiliki peran dalam membentuk karakter dan membantu peserta didik mengenali serta mengembangkan potensi dirinya.

“Pengajar belum tentu mengajar, tetapi guru yang baik mampu menginspirasi,” kata Ahmad.

Ia menjelaskan, proses pendidikan juga berkaitan dengan pembentukan pola pikir, kepercayaan diri, karakter, serta nilai-nilai yang menjadi bekal peserta didik dalam kehidupan.

Menurut Ahmad, pengaruh seorang guru dapat bertahan lebih lama dibandingkan materi pelajaran yang disampaikan di kelas. Keteladanan dan perhatian yang diberikan guru dapat menjadi pengalaman yang diingat peserta didik dalam jangka panjang.

“Adakalanya peserta didik lupa terhadap materi pelajaran yang disampaikan tetapi mereka akan selalu mengingat guru yang menghargai, menyemangati, dan meyakini kemampuan mereka,” ujarnya.

Ahmad juga menyoroti perubahan lingkungan belajar akibat perkembangan teknologi digital. Peserta didik kini dapat memperoleh informasi dari berbagai sumber dengan cepat. Kondisi tersebut membuat peran guru semakin berkembang, bukan hanya sebagai sumber pengetahuan.

“Dalam situasi seperti ini, guru tidak lagi hanya berperan sebagai sumber pengetahuan. Guru juga berperan sebagai fasilitator, pembimbing, motivator, teladan, sekaligus pembentuk karakter,” jelasnya.

Ia menyambut baik penyelenggaraan seminar yang digagas PC IMM Kota Metro bersama DPW Teacher Preneur Nusantara Provinsi Lampung. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan pendidikan menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ahmad berharap materi dan gagasan yang diperoleh peserta seminar dapat diterapkan dalam proses pembelajaran, baik di sekolah maupun dalam lingkungan masyarakat.

“Semoga kegiatan ini tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi dapat melahirkan gagasan, gerakan, dan praktik baik yang dapat diterapkan di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua PC IMM Kota Metro Haris Al-Asad mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari gagasan untuk memberikan ruang pengembangan dan motivasi bagi tenaga pendidik.

Menurut Haris, guru memiliki posisi penting dalam memberikan teladan kepada peserta didik. Karena itu, seminar diharapkan dapat menjadi sarana bagi para pendidik untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus memperkuat peran mereka sebagai guru profesional.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi wadah motivasi bagi kita semua untuk menjalankan tugas sebagai guru profesional dan selalu menginspirasi,” ujar Haris.

Haris menambahkan, seminar dilaksanakan dalam dua sesi dengan peserta yang berasal dari tenaga pendidik di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta tenaga pendidik di lingkungan Kementerian Agama.

Rektor Universitas Muhammadiyah Metro Dr. Nyoto Suseno turut menekankan pentingnya kemampuan guru dalam memberikan inspirasi kepada peserta didik. Ia mengatakan keberhasilan seorang pendidik tidak hanya diukur dari kemampuan menyampaikan pelajaran, tetapi juga dari kemampuannya membimbing dan mengarahkan siswa.

“Pengajar belum tentu mengajar, tetapi harus mampu menginspirasi. Ini yang penting, bagaimana kita menjadi guru yang mampu mengarahkan dan menginspirasi siswa-siswa kita,” ungkapnya. (ADV)

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.