Wali Kota Bambang Gembleng 31 Calon Paskibraka Metro, Tekankan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan

oleh -100 Dilihat
banner 468x60

Tiraiberita.com | METRO — Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso meminta 31 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Metro 2026 menjadikan proses pendidikan dan pelatihan sebagai momentum membentuk karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap tanah air.

Pesan itu disampaikan Bambang saat menjadi narasumber Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Desa Bahagia bagi calon Paskibraka Kota Metro di Aula Aidea Grande Hotel, Sabtu malam (8/8/2026).

banner 336x280

“Jangan hanya Merah Putih yang kalian kibarkan di lapangan. Namun bentangkan juga semangatnya dalam kehidupan,” kata Bambang kepada para peserta.

Menurut Bambang, menjadi Paskibraka tidak hanya berkaitan dengan tugas mengibarkan Bendera Pusaka pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Proses tersebut juga menjadi bagian dari pembentukan generasi muda agar memiliki tanggung jawab, disiplin, kemampuan memimpin, serta semangat persatuan.

Sebanyak 31 calon Paskibraka mengikuti diklat tersebut. Mereka terdiri dari 16 putra dan 15 putri yang merupakan siswa SMA/SMK sederajat negeri maupun swasta se-Kota Metro dan telah dinyatakan lulus seleksi calon Paskibraka 2026.

Bambang meminta para peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh. Selama 10 hari, peserta tidak hanya mendapat pembinaan teknis, tetapi juga ditempa secara mental dan karakter.

“Mungkin kalian akan merasa lelah. Mungkin ada saatnya kalian ingin mengeluh, bahkan ingin menyerah. Tetapi jangan berhenti. Kalian sedang ditempa. Setiap keringat yang keluar hari ini, suatu saat akan menjadi cerita yang kalian banggakan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan peserta untuk memahami makna Merah Putih sebagai simbol sejarah perjuangan bangsa.

“Ketika nanti kalian berdiri di lapangan dan memegang sang pusaka Merah Putih, jangan melihatnya hanya sebagai sebuah bendera. Di sana ada sejarah bangsa, ada perjuangan para pahlawan, ada air mata, pengorbanan, dan harapan dari seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Bambang menilai kecintaan terhadap tanah air harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai Pancasila, persatuan, gotong royong, kedisiplinan, serta sikap menghormati sesama perlu menjadi bagian dari karakter generasi muda.

“Cinta tanah air bukan hanya ketika kalian berdiri tegap di depan bendera. Cinta tanah air adalah ketika kalian jujur, disiplin, menghargai perbedaan, menjaga persatuan, menghormati orang tua dan guru, belajar dengan sungguh-sungguh, serta mau memberikan sesuatu yang terbaik untuk bangsa,” tuturnya.

Ia berharap pengalaman selama mengikuti pendidikan Paskibraka dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk menjadi teladan di sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.

“Saya ingin kalian tidak hanya menjadi Paskibraka untuk satu hari. Jadilah Paskibraka dalam sikap dan kehidupan kalian. Jadilah anak-anak muda yang ketika melihat persoalan tidak hanya mengeluh, tetapi berani mengambil peran dan memberikan solusi,” tegas Bambang.

Diklat Desa Bahagia calon Paskibraka Kota Metro berlangsung selama 10 hari, mulai 8 hingga 18 Agustus 2026. Peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.

Materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan, Pancasila, pembentukan karakter dan kepemimpinan, serta latihan teknis pengibaran dan penurunan Bendera Pusaka.

Bambang menegaskan, tugas mengibarkan Merah Putih hanya berlangsung dalam waktu singkat. Namun, nilai persatuan, perjuangan, pengorbanan, dan cinta tanah air diharapkan terus diterapkan para peserta dalam kehidupan.

“Merah Putih boleh dikibarkan di tiang pada satu momentum, tetapi semangatnya harus tetap berkibar dalam kehidupan,” pesannya. (ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.