Penutupan Pesantren Muharam 1448 H di Rutan Sukadana, Bupati Ela Serahkan Santunan dan Ajak Introspeksi Diri

oleh -34 Dilihat
banner 468x60

Tiraiberita.com | LAMPUNG TIMUR – Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, secara resmi menutup kegiatan Pesantren Muharam 1448 Hijriah di Rutan Kelas IIB Sukadana, Selasa (23/6/2026). Penutupan dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dan warga binaan sebagai wujud kepedulian sosial serta dukungan moral bagi mereka.

Dalam sambutannya, Bupati Ela mengajak seluruh warga binaan menjadikan momen Tahun Baru Islam ini sebagai titik balik untuk berhijrah, melakukan introspeksi, serta memperbaiki diri.

banner 336x280

“Kita semua sama di hadapan Allah SWT, tidak ada perbedaan. Yang terpenting adalah bagaimana kita terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik. Jadikan pengalaman masa lalu sebagai pelajaran berharga, jangan ulangi kesalahan yang sama,” tegas Bupati Ela.

Ia menilai kegiatan Pesantren Muharam ini sebagai contoh nyata kolaborasi yang harmonis antara Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Kementerian Agama, Baznas, dan jajaran Rutan Sukadana. Pembinaan bernuansa agama diharapkan mampu membekali warga binaan agar memiliki bekal iman dan akhlak yang kuat saat kembali ke tengah masyarakat kelak.

“Saya berharap masa pembinaan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, serta mempersiapkan diri menjadi warga yang produktif dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Baginya, keberhasilan proses pemasyarakatan tidak hanya menjadi tugas petugas, melainkan butuh sinergi banyak pihak, terutama dalam pembinaan mental dan spiritual.

“Pemahaman agama, khususnya salat sebagai tiang agama, menjadi bekal penting agar warga binaan mampu memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik. Kami juga mengapresiasi para penyuluh agama yang konsisten memberikan pendampingan setiap pekan,” ujar Jawad.

Kepala Kantor Kementerian Agama Lampung Timur, Marwansyah, menegaskan pesantren di lingkungan rutan menjadi sarana efektif untuk membangun karakter. Melalui pendekatan spiritual yang berkelanjutan, diharapkan warga binaan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang bermanfaat dan membawa perubahan positif bagi lingkungannya.

Penutupan kegiatan ditandai dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan warga binaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membangkitkan semangat, harapan, serta motivasi untuk terus melangkah maju dengan optimisme.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai hijrah dan perbaikan diri terus tertanam kuat, menjadi bekal berharga untuk menciptakan masa depan yang lebih baik, penuh keberkahan dan tanggung jawab sosial.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.